>The Tigers: Alasan…

>

Memang bukti itu tak dapat kukeluarkan. Tapi hatiku tahu alasan-alasannya.

“Anak itu terlalu tahu banyak”. Ya aku tahu terlalu banyak,dari berbagai suap, penyelewengan, pemerasan, dan otorisasi tanpa otoritas yang mereka lakukan.

Rencana mereka telah lama kuketahui tanpa mereka sadari. Aku kalah, tapi aku puas. Bertambah pengalamanku dalam menghadapi ‘harimau’.

Suap, penyelewengan dan pemerasan hal yang lazim bagi mereka. “Pencairan dana milyaran, 5% donk” yah kurang lebih seperti itu. Yah milyaran rupiah dalam bentuk cek dan penyerahan dalam bentuk cash, mengapa, jawabnya kurang lebih 5% donk.

Otorisasi tanpa otoritas, “Kurang nyaman disini,beli kursi baru donk”, ok, sementara domba lainnya berteriak kami butuh makan, tapi dijawab, maaf domba, harimau tidak bisa kasi kamu makan,tidak ada uang.

Keputusan manajemen, penilaian,kemampuan kantor, klasik, yah manajemen yang berdasarkan pembicaraan ringan antar orang via sms atau messenger yang berdampak pada kehidupan orang, dapur keluarga.

Ini sebagian kecil. Posting berikutnya mungkin kubeberkan lagi semua.

Wish me luck!!

This entry was posted in Curhat. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s